
Kendati sudah diperkenalkan kepada wartawan pada 11 dan 12 Februari yang lalu, sekaligus mencobanya di sirkuit Sentul, dan Jakarta–Puncak–Jakarta, Ford Motor Indonesia (FMH) baru meluncurkan Ford Focus terbaru pada 28 Maret kemarin. Menurut Davy Tuilan, Direktur Pemasaran FMI, cukup lamanya waktu yang dibutuhkan dari preview dengan wartawan sampai ke peluncuran karena tidak mudah mematok harga mobil ini. “Pasalnya, kurs rupiah terhadap dollar terus begejolak,” katanya saat peluncuran mobil ini di EX Plaza, Jalan Thamrin, Jakarta.
Ford Focus di Indonesia akan berkompetisi dengan Toyota Altis, Honda Civic, Mitsubishi Lancer, Mazda3, dan Nissan Latio. Meski begitu, Ford dipasarkan dengan beberapa varian mesin dan model.
Untuk model, terdiri dari sedan 4 pintu yang disebut juga Ford Focus Ghia dan hatchback 5 pintu. Ghia dipasarkan Ford hanya dengan mesin bensin 2,0 liter, sedangkan Focus hatchback terdiri dari mesin bensin 2,0 liter, 1,8 liter, dan turbo diesel common rail 2,0 liter.
Menurut Will Angove, Presdir PT FMI, strategi menawarkan beberapa varian ini dibuat agar konsumen Indonesia bisa memilih sesuai dengan keinginan mereka.
Mobil Diesel. “Kamilah satu-satunya produsen saat ini yang memasarkan kendaraan penumpang dengan mesin diesel. Sebelum dipasarkan, kami telah mencobanya. Kami tahu, memang ada masalah dengan bahan bakar diesel di Indonesia, yaitu kandungan sulfurnya yang tinggi. Namun, tidak menjadi masalah dengan mesin diesel yang kami gunakan,” ujar Davy Tuilan saat memperkenalkan mobil ini bulan lalu.
Malah, diesel dijadikan ikon, Focus sebagai sedan dengan konsumsi bahan bakar yang irit oleh Ford. Menurut mereka, konsumsi Focus ini 17,2 km/liter.
“Khusus untuk diesel, bukan hanya konsumsi bahan bakarnya yang irit yang kami tawarkan. Melainkan juga torsi besar yang diperoleh pada putaran rendah. Hasilnya, akselerasi 0-100 km/jam diperoleh dalam 9,6 detik,” tambah Davy.
Dengan banyaknya varian dan kemampuan mesin yang hebat, Ford berharap bisa merebut hati konsumen Indonesia. Harga yang ditawarkan cukup kompetitif dibandingkan produk Jepang, seperti Corolla Altis dan Honda Civic.




